Tampilkan postingan dengan label tubuh sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tubuh sehat. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juni 03, 2010

Cara Mudah Hilangkan Selulit


Selulit yang timbul di area paha dan bokong paling tidak disukai wanita.


















Bebas Selulit (doc Corbis)


Selulit bisa terjadi pada siapa saja. Bukan hanya wanita yang bertubuh gemuk, tetapi juga yang memiliki tubuh kurus. Menghilangkannya memang tidak mudah. Tetapi ada cara cepat untuk menghilangkannya, yaitu dengan laser.
Teknologi laser ini memang cukup populer dalam dunia kecantikan. Prosesnya yang cepat dengan hasil maksimal membuat laser semakin banyak diminati. Salah satu klinik yang menyediakan teknologi ini adalah 'Ultimo Aesthetic & Dental Care'.

Perawatan yang disebut Accent ini tidak hanya bisa menghilangkan selulit tetapi juga membantu meratakan dan membentuk kulit pada wajah dan leher menjadi kencang. "Selulit yang banyak timbul di paha dan bokong, adalah hal yang paling tidak disukai wanita," kata dr. Eafael Nunes, Director Slim Clinique Laser Centre Brazil, saat ditemui di Ultimo klinik, 9 April 2010.

Accent ini menggunakan teknologi yang disebut radio frequency untuk memanaskan lapisan kulit. Energi yang terfokus ini, membantu mengatur kembali lingkungan selular dan merangsang sel untuk melepas racun, mengeringkan cairan yang tersimpan dan memproduksi kolagen baru.

Bagian kulit yang terdapat selulit akan dilaser selama 15-45 menit, tergantung dari kondisinya. Laser akan meningkatkan sirkulasi darah dan mengencangkan jaringan ikat. Efeknya adalah memperbaiki kontur dan tekstur kulit. Kolagen yang baru juga akan membuat selulit berangsur menghilang dan membuat kulit menjadi lebih halus dan elastis.

Perawatan ini cukup aman, tetapi sebelum melakukannya, berkonsultasilah dulu dengan dokter. Untuk mendapatkan hasil maksimal dibutuhkan 3 hingga 5 kali perawatan dengan jarak dua minggu. Harga untuk satu kali perawatan antara Rp 2-7 juta, tergantung bagian tubuh ang diberikan perawatan laser.

• VIVAnews

Rabu, April 21, 2010

INFO: 6 Mitos Kesehatan yang Salah

Jika pola makan salah, bisa jadi tubuh justru makin melar, dan rentan terserang penyakit.


Diet (dok. Corbis)

Tubuh sehat dan bebas penyakit adalah dambaan semua orang. Tapi, bukan berarti Anda bisa sembarangan mengonsumsi makanan yang bisa melangsingkan atau menyehatkan tubuh. Jika pola makan Anda salah, bisa jadi tubuh justru makin melar, dan rentan terserang penyakit.

Agar tidak salah kaprah, kenali mitos diet yang bisa merusak kesehatan Anda:

1. Makanan rendah lemak bikin bobot tubuh cepat menyusut
Fakta: Makanan rendah lemak memang kerap menjadi pilihan wanita yang ingin langsing. Tapi, perlu Anda tahu, makanan jenis itu kemungkinan juga dipenuhi gula, karbohidrat dan pemanis sintetik.

"Pada makanan manis rendah lemak, gula tambahan yang digunakan mungkin memiliki kandungan kalori sama dengan makanan tanpa 'embel-embel' rendah lemak. Jika Anda ingin mengonsumsinya, lebih baik konsumsi dalam porsi kecil. Dan, seimbangkan asupan nutrisi dengan makan buah dan sayuran," kata Angela, ahli gizi.

2. Makan di malam hari membuat gemuk

Fakta: Kalori adalah kalori, entah itu dikonsumsi pada pagi hari, siang atau malam hari. Studi tentang makanan yang dilakukan pada kera, menyimpulkan, berat badan akan tetap sama meskipun tubuh mengonsumi enam persen kalori atau 65 persen.

Angela menyarankan, sebaiknya Anda jangan melewatkan jadwal makan malam Anda. Yang penting, jaga porsi makanan Anda, dan konsumsilah makanan yang mengandung banyak sayur dan buah agar berat badan tidak melonjak. Lakukan kegiatan, seperti mencuci piring, atau membereskan dapur setelah makan malam, agar cadangan energi tubuh tidak berubah menjadi lemak.

3. Sebuah telur rebus bisa tingkatkan kolesterol
Fakta: Telur dianggap bisa meningkatkan kadar kolesterol. Karena itu, ada penelitian yang menyimpulkan, telur berdampak buruk buat jantung. Namun, dalam beberapa objek penelitian menyarankan agar rutin mengonsumsi telur rebus untuk kesehatan.

Dalam Penelitian oleh Universitas Surrey menemukan, setelah makan dua telur sehari saat diet selama 12 minggu, tidak ada subjek percobaan yang mengalami meningkatnya kolesterol. Telur dianggap sebagai panganan rendah kalori (75 kalori dalam telur rebus), telur juga mengandung vitamin D, vitamin B-12 dan nutrisi lainnya.

4. Kopi menyebabkan tubuh alami dehidrasi
Fakta: Ini angapan yang salah. Banyak orang percaya bahwa kopi memiliki zat diuretik, zat yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan dengan membuat ginjal memproduksi lebih banyak urin. Namun, dalam kenyataannya, kopi tidak memiliki efek seperti peminum reguler. Yang perlu diingat, sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 2 cangkir sehari.

5. Kopi tanpa kafein juga bisa menambah energi
Fakta: Penelitian telah menunjukkan, kopi tanpa kafein bisa membuat Anda mengantuk.
Dr Crystal Haskell, Northumbria University, menemukan kadar kafein kurang dari 10mg efeknya berbeda dari kopi berkafein yang dianggap bisa meningkatkan energi.

6. Selalu menyimpan buah dan sayuran di lemari es
Fakta: Tidak semua buah bagus disimpan dalam lemari pendingin. Para ilmuwan di Oklahoma di AS menemukan, semangka pada suhu kamar lebih tinggi dua kali lipat mengandung kadar beta-karoten dan 20 persen lebih banyak lycopene - antioksidan baik ketimbang disimpan dalam lemari es selama satu sampai dua minggu.

Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti • VIVAnews

Senin, Maret 29, 2010

TIPS: Bakar Lemak Usai Persalinan


Merampingkan tubuh pascamelahirkan bisa dengan mudah dilakukan di rumah.


VIVAnews - Memasuki masa kehamilan, wanita idealnya mengalami kenaikan berat badan antara 10- 18 kilogram. Hanya saja, mereka seringkali kesulitan mengembalikan ukuran tubuh pascamelahirkan.

Mereka beralasan tak ada waktu ke pusat kebugaran untuk memulihkan ukuran tubuh. Padahal merampingkan tubuh pascamelahirkan bisa dengan mudah dilakukan di rumah. Berikut tipsnya.

Setelah menjalani tiga langkah konsumsi makanan sehat, lakukan sejumlah latihan fisik berikut untuk mendapatkan tubuh ramping pascamelahirkan tanpa biaya mahal.

Langkah 1
Lakukan push up. Mulanya berbaring dengan perut di bawah. Letakkan tangan di bawah bahu dan kaki bertumpu di lantai. Angkat kaki kaki dan tubuh dari lantai sejauh kepalan tangan selanjutnya tingkatkan hingga selengan. Tahan beberapa detik sebelum menurunkan tubuh secara perlahan. Ulangi gerakan.

Langkah 2
Tempatkan dua kursi secara terpisah selebar kaki. Posisikan tumit di satu kursi dan raih ujung kursi lainnya dengan tangan. Turunkan tubuh Anda sampai siku menekuk 90 derajat dan lengan atas sejajar lantai. Dorong badan ke atas dan ulangi kembali selama delapan kali hitungan.

Langkah 3
Melakukan gerakan sit up. Berbaringlah dengan lutut ditekuk dan telapak kaki datar di lantai. Letakkan tangan di sisi kepala dan angkat badan dari lantai. Rasakan otot perut dan lengan berkontraksi, tahan satu detik sebelum menurunkan badan kembali. Ulangi gerakan ini.

Langkah 4
Buka kaki dan tekuk kedua lutut. Berdiri, lalu rapatkan kaki dengan tangan di pinggul. Ambil langkah panjang ke depan dengan kaki kiri dan turunkan berat badan ke tanah. Tekuk lutut kiri membentuk sudut 90 derajat dan lutut kanan rata dengan tanah. Berdiri kembali dan ulangi dengan kaki kanan.

Langkah 5
Lari-lari kecil di sekitar rumah selama 45-60 menit untuk membakar kalori dan mengurangi berat badan setelah melahirkan. Jika di sekitar rumah ada kolam renang atau sepeda, gunakan untuk berolahraga. Gerakan berjongkok dan melompat-lompat bisa mengurangi berat badan pasca melahirkan.

Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila • VIVAnews

Semoga Bermanfaat

SBT2010