Tampilkan postingan dengan label Vixion/ FZ 150. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vixion/ FZ 150. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juni 25, 2010

Headlamp Vixion Facelift jelas beda ama FZ16

Yup... setelah lama memperhatikan dan membandingkan vixion facelift merupakan gebrakan motor yang mempunyai bentuk haedlamp yang berbeda, ini jelas mengadopsi banetuk FZ16 yang udah lamaaaaa gak brojol juga di Inonesia, atau mungkin strategi facelift ini untuk meredam keinginan konsumen akan FZ16 a.k.a Byson.

tetapi setelah diperhatikan memang stuktur dan bentuk juga layoutnya berbeda sama sekali dengan FZ16 yang mungkin lebih Sporty.

mari kita bandingkan kedua gambar di dibawah ini.


Vixion Facelift bersanding dengan FZ16 a.k.a Byson


memang jelas banget terlihat perbedaannya,yupp mari kita lihat dan review lebih dekat bentuk Headlampnya



Nah sekarang terlihat lebih jelas kan...

beberapa pemilik motor Vixion/ FZ150 di Indonesia telah mecoba memodifikasi lampunya menggunakan FZ16 dan bisa dilihat hasil modifikasinya.





Sumber foto dari dambarnya bro The Rock from forum-vixion.com (alias Kang Rian)

dan jika dipadupadankan dengan Winshield nya GIVI atau Model Kawasaki ER6N atau Yamaha FZ1 bisa menjadi kayak gini





Sumber: Malaysianbiker.com.my

ternyata di negeri jiran, racun modifikasi bwt FZ150i udah moderen juga ya, lebih enaknya lagi mereka bebas bea impor barang untuk beli sparepart kayak headlamp kayak gini.jadi semua tersedia dengan mudah dan murah, gak kayak di Indonesia paling2 kita memanfaatkan lampu Vixion Facelift, Honda Revo, Honda Blade dan  Satria FU untuk ditularin racun modifikasi kayak gini.

semoga ada supplier yang bisa ngasih harga  murah import untuk sparepart ini.

Semoga Bermanfaat

SBT2010

Senin, Mei 31, 2010

Pakai Pertamax Motor Lebih Irit, Tapi ...

motor

Sepeda Motor (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

Pemerintah berencana membatasi penggunaan bahan bakar bersubsidi. Berbagai opsi tengah dibahas pemerintah, salah satunya melarang sepeda motor menggunakan premium.

Mau tidak mau, nantinya pengendara harus menggunakan bensin beroktan tinggi, seperti Pertamax (oktan 92), maupuan Pertamax Plus (Oktan 95), atau kalau di SPBU Shell, bisa menggunakan Shell Super (oktan 92) dan Shell Super Extra (oktan 95).

Selain karena alasan penghematan anggaran subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN), sebenarnya apa manfaat BBM dengan oktan yang lebih tinggi? Pengamat otomotif Soehari Sargo mengatakan, bahan bakar beroktan tinggi akan menghasilkan tenaga yang lebih besar.

"Karena tenaganya besar, kerja mesin lebih ringan. Ini pasti akan membuat irit bahan bakar," kata dia saat dihubungi VIVAnews, Kamis 27 Mei 2010. Bila kerja mesin ringan, Soehari melanjutkan, pasti akan membuat mesin lebih awet.

Dia mengatakan, saat ini mesin kendaraan keluaran di atas tahun 2000 sudah diset menggunakan oktan di atas 92. Bahan bakar ini sudah sesuai standar keramahan lingkungan Euro 2, tidak seperti premium yang banya beroktan 88.

Namun, meski konsumsi lebih irit, konsumen tentu akan membeli Pertamax dengan harga lebih mahal. Jika selama ini, pemakai sepeda motor membeli Premium Rp 4.500 per liter, namun jika membeli Pertamax Rp 6.950 per liter untuk pasar Jakarta. Apalagi di Bitung, Sulawesi Utara, harga Pertamax malah tembus Rp 9.850 per liter.

Saat ini pemerintah tengah sibuk menyiapkan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi, yakni solar dan premium. Kementerian mengaku tengah mengkaji berbagai opsi dengan pelaku industri.

Beberapa waktu lalu misalnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Evita Herawati Legowo mengatakan, Kementerian Energi bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tengah intensif membahas opsi pembatasan konsumsi premium dan solar dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Opsinya, antara lain melarang kendaraan yang diproduksi setelah 2005 tipe baru atau kendaraan produksi 2007 tipe baru membeli bahan bakar subsidi.

Ada pula opsi agar hanya kendaraan berpelat nomor polisi kuning alias mobil umum yang boleh membeli solar dan premium. Selain kendaraan itu, tentu harus menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex.

Opsi lain, pemerintah mencari bahan bakar jenis baru dengan oktan 88-92 yang tidak disubsidi, pemanfaatan stiker dengan masa berlaku bulanan, serta permintaan kepada perusahaan kendaraan agar mensosialisasikan pentingnya menggunakan bahan bakar beroktan tinggi yang sudah tidak disubsidi.

Usulan lain, semua kendaraan jenis sedan dilarang membeli BBM premium, tidak peduli tahun pembuatannya. Ini sesuai dengan definisi kendaraan mewah versi Gaikindo.

Belakangan, Evita malah mengatakan telah berkoordinasi dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia mengenai wacana larangan penggunaan premium bagi sepeda motor. Wacana ini jelas akan berpengaruh pada jutaan pengguna sepeda motor di Indonesia.

Evita menjelaskan, beberapa opsi ini sebagai cara menekan konsumsi BBM agar tidak melebihi kuota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2010, sebesar 36,5 juta kiloliter. Jika pemerintah tidak membatasi, konsumsi BBM bisa membengkak menjadi 40,5 juta KL sepanjang 2010 yang berakibat pada meningkatnya defisit APBN.

Karena itu, pemerintah menargetkan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi bisa terealisasi pada triwulan III-2010. (hs)

hadi.suprapto@vivanews.com
• VIVAnews

Senin, Desember 01, 2008

My Vixion

At last this is my VIXION, for a new Spirit of Riding and Working also for Touring to GARUT

REVIEW:
1. Enak banget akslerasinya lebih dari MX (ya Iya Lahhhhh...)
2. Bobot motornya gak terlalu berat tapi mateb (bukan Ki manteb lho)
3. Konsumsi bensinnya Irit banget, gw selalu pake pertamax jadi konsumsinya sekitar 1lt: 40Km
4. Teknologi yang cukup canggih (Deltabox Frame, Fuel Injection)
5. Service gak ribet tinggal beli alat deteksi injektornya (gw lupa namanya ya???) tinggal di setting sendiri deh enak apa enggak motor tu, irit ama borosnya bensin, kencang apa lambat, langsam/ putaran RPM dll. hehehe...

ya segitu deh reviewnya...
tar klo ada yang aneh2 gw posting lagi ya...










My Vixion

At last this is my VIXION, for a new Spirit of Riding and Working also for Touring to GARUT

REVIEW:
1. Enak banget akslerasinya lebih dari MX (ya Iya Lahhhhh...)
2. Bobot motornya gak terlalu berat tapi mateb (bukan Ki manteb lho)
3. Konsumsi bensinnya Irit banget, gw selalu pake pertamax jadi konsumsinya sekitar 1lt: 40Km
4. Teknologi yang cukup canggih (Deltabox Frame, Fuel Injection)
5. Service gak ribet tinggal beli alat deteksi injektornya (gw lupa namanya ya???) tinggal di setting sendiri deh enak apa enggak motor tu, irit ama borosnya bensin, kencang apa lambat, langsam/ putaran RPM dll. hehehe...

ya segitu deh reviewnya...
tar klo ada yang aneh2 gw posting lagi ya...










My Second Motorcycle

Motor Kedua setelah si MX raib aku berfikir untuk punya motor baru tapi bukan Bebek, walaupun yang raib itu tipe bebek sport. terus aku mulai seacrching di web tentang semua motor tipe sport yang menjadi kategori pilihan buat aku adalah :
1. Honda Tiger Revolution Cruiser 2000
2. Yamaha Scorpio 225 cc
3. Yamaha V-ixion 150
4. Bajaj Pulsar 200 cc

semua itu menjadi pertimbangan setiap hari mulai dari bentuk motor, konsumsi bahan bakar, harga suku cadang dan teknologi motor itu sendiri
maka terlipihlah YAMAHA V-IXION 150 CC sebagai motor idamanku seperti spesifikasi dibawah ini:
























Product Name:V-IXION
Product Type:Sport






































































































































































































































































MESIN




Model


3C11


Tipe Mesin


Liquid Cooled, 4T, SOHC


Diameter x Langkah


57 x 58,7 (mm)


Volume Silinder


149.8 cc


Perbandingan Kompresi


10.4 : 1


Sistem Starter


Kick & Electric Starter


Putaran Langsam


1300 � 1500 rpm


Power


11.10 kw (14.88 HP) / 8,500 rpm


Torsi


13.10 nm (1.34 Kgf.m)/ 7,500 rpm










BAHAN BAKAR






Bahan baker disarankan


Unleaded Gasoline (Premium tanpa timbal)


Kapasitas tangki


12 Ltr










OLI MESIN






Oli disarankan


SAE 20W40 / SAE 20W50 API SERVICE SJ


Sistem pelumasan


Tipe basah


Jumlah Oli Mesin






- Penggantian berkala (tanpa melepas filter)


0.95 Ltr


- Penggantian berkala (dengan melepas filter)


1.00 Ltr


- Penggantian total


1.15 Ltr










THROTLE BODY






Tipe


AC 28/1


Merk / Buatan


MIKUNI










Cam Chain


Silent Chain / 96


Tensioner


Automatic


Celah Katup






- Masuk


0.10 ~ 0.14 mm


- Buang


0.20 ~ 0.24 mm










DIMENSI






Lebar


705 mm


Tinggi


1,035 mm


Panjang


2,000 mm


Tinggi Tempat Duduk


790 mm


Jarak Sumbu Roda


1,282 mm


Sudut Caster


260


Trail


100 mm


Jarak terendah ke tanah


167 mm


Berat Bersih


114 Kg


Berat Kotor (+ cairan)


125 Kg










FILTER UDARA






Tipe


Tipe Kering










BUSI






Tipe / Buatan


CR 8 E (NGK) / U 24 ESR-N (DENSO)


Gap Busi


0.7 ~0.8 mm










KELISTRIKAN






Timing pengapian


100 / 1,400 rpm


Tahanan pick up coil


248 ~ 372 ohm


Tahanan primary coil


2.16 ~ 2.64 ohm


Tahanan secondary oil


8.64 ~ 12.96 ohm


Fuse (Sekring)


20 Ampere


Bulb (bohlam) lampu depan


12V 35/35W, 12V 5W (Lampu senja)


Bulb (bohlam) lampu belakang


12V 5/21W










BATERRY






Tipe


YTZ5S MF BATTERY


Kapasitas


12V 3.5 Ampere




My Second Motorcycle


Motor Kedua setelah si MX raib aku berfikir untuk punya motor baru tapi bukan Bebek, walaupun yang raib itu tipe bebek sport. terus aku mulai seacrching di web tentang semua motor tipe sport yang menjadi kategori pilihan buat aku adalah :
1. Honda Tiger Revolution Cruiser 2000
2. Yamaha Scorpio 225 cc
3. Yamaha V-ixion 150 cc
4. Bajaj Pulsar 200 cc

semua itu menjadi pertimbangan setiap hari mulai dari bentuk motor, konsumsi bahan bakar, harga suku cadang dan teknologi motor itu sendiri

maka terlipihlah YAMAHA V-IXION 150 CC sebagai motor idamanku seperti spesifikasi dibawah ini:





Product Name:V-IXION
Product Type:Sport

MESIN
Model
3C11
Tipe Mesin
Liquid Cooled, 4T, SOHC
Diameter x Langkah
57 x 58,7 (mm)
Volume Silinder
149.8 cc
Perbandingan Kompresi
10.4 : 1
Sistem Starter
Kick & Electric Starter
Putaran Langsam
1300 � 1500 rpm
Power
11.10 kw (14.88 HP) / 8,500 rpm
Torsi
13.10 nm (1.34 Kgf.m)/ 7,500 rpm




BAHAN BAKAR


Bahan baker disarankan
Unleaded Gasoline (Premium tanpa timbal)
Kapasitas tangki
12 Ltr




OLI MESIN


Oli disarankan
SAE 20W40 / SAE 20W50 API SERVICE SJ
Sistem pelumasan
Tipe basah
Jumlah Oli Mesin


- Penggantian berkala (tanpa melepas filter)
0.95 Ltr
- Penggantian berkala (dengan melepas filter)
1.00 Ltr
- Penggantian total
1.15 Ltr




THROTLE BODY


Tipe
AC 28/1
Merk / Buatan
MIKUNI




Cam Chain
Silent Chain / 96
Tensioner
Automatic
Celah Katup


- Masuk
0.10 ~ 0.14 mm
- Buang
0.20 ~ 0.24 mm




DIMENSI


Lebar
705 mm
Tinggi
1,035 mm
Panjang
2,000 mm
Tinggi Tempat Duduk
790 mm
Jarak Sumbu Roda
1,282 mm
Sudut Caster
260
Trail
100 mm
Jarak terendah ke tanah
167 mm
Berat Bersih
114 Kg
Berat Kotor (+ cairan)
125 Kg




FILTER UDARA


Tipe
Tipe Kering




BUSI


Tipe / Buatan
CR 8 E (NGK) / U 24 ESR-N (DENSO)
Gap Busi
0.7 ~0.8 mm




KELISTRIKAN


Timing pengapian
100 / 1,400 rpm
Tahanan pick up coil
248 ~ 372 ohm
Tahanan primary coil
2.16 ~ 2.64 ohm
Tahanan secondary oil
8.64 ~ 12.96 ohm
Fuse (Sekring)
20 Ampere
Bulb (bohlam) lampu depan
12V 35/35W, 12V 5W (Lampu senja)
Bulb (bohlam) lampu belakang
12V 5/21W




BATERRY


Tipe
YTZ5S MF BATTERY
Kapasitas
12V 3.5 Ampere