Tampilkan postingan dengan label gigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gigi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Agustus 31, 2010

How to Keep Teeth White Naturally

There are many effective methods of teeth whitening available, but some come with heavy price tags. Here are some steps you can take at home to whiten teeth naturally without breaking the bank.

Things You’ll Need:



  • Straw

  • Toothbrush

  • Lemon Juice

  • Salt

  • Baking soda

  • Hydrogen peroxide

  • Strawberries




Step 1:
Limit your consumption of drinks that stain tooth enamel. A few of these include coffee, tea and red wine. If you simply can't cut back on these beverages, consider drinking them though a straw to limit the amount of liquid that actually comes in contact with teeth.

Step 2:
Brush your teeth immediately after eating, especially if eating foods that stain easily, such as berries.

Step 3:
Rub raw strawberries on your teeth, preferably pureed. There is an enzyme in strawberries that acts as a whitening agent. You'll want to brush and rinse after applying the strawberries to remove the natural sugars and acids they may leave behind.

Step 4:
Eat crunchy foods that require a lot of chewing such as carrots, celery, broccoli and apples. These foods are abrasive and will remove built up plaque, which dulls the appearance of teeth.

Step 5:
Dip your toothbrush directly into baking soda and brush. The results are worth the lousy taste.

Step 6:
Combine lemon juice and one teaspoon of salt to make a paste-like substance. Brush your teeth and rinse. Again, not so pleasant on the palate, but your teeth will thank you.

Step 7:
Use hydrogen peroxide to brush your teeth. Dip your toothbrush into a small capful of the peroxide and brush as you would with regular toothpaste, being careful not to swallow. Rinse with water.



- Tips -




  • Consider using one of the several whitening toothpastes on the market that have all-natural ingredients.

  • Brushing after every meal and flossing regularly are the first steps in maintaining a healthy smile.

Senin, Mei 31, 2010

Bahaya Sikat Gigi Kurang dari 2 Kali Sehari

Tidak gosok gigi secara teratur berisiko tiga kali lipat terserang penyakit jantung.


gigi berlubang

Gigi Berlubang (doc Corbis)


Tidak merawat gigi dengan baik, ternyata tak hanya berefek buruk pada kesehatan rongga mulut, tapi juga kesehatan jantung Anda. Sebuah studi yang dilakukan BMJ.com, bagi Anda yang menggosok gigi kurang dari dua kali sehari, berisiko hampir tiga kali lipat terserang penyakit jantung.

Penelitian sebelumnya pun menyatakan masalah rongga mulut yang terkait dengan penyakit gusi, seperti radang di gusi dapat menyebabkan arteri tersumbat, yang berujung pada penyakit jantung.

Seperti dikutip dari laman Aol.com, studi yang dipimpin peneliti Richard Watt dari University College London, Inggris, menganalisa data dari lebih 11.000 relawan yang terlibat dalam Survei Sehat Skotlandia.

Para peneliti memeriksa gaya hidup perilaku pria dewasa, termasuk merokok, aktivitas fisik dan kebiasaan kesehatan mulut. Mereka meminta para relawan mengatakan dengan jujur tentang frekuensi ke dokter gigi, dan seberapa sering menyikat gigi.

Selain survei, tenaga medis juga memeriksa riwayat kesehatan para relawan dan riwayat kesehatan keluarga mereka, seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Para relawan juga diambil sampel darah untuk menentukan tingkat peradangan tubuh.

Hasilnya, secara keseluruhan, para peserta memiliki perilaku kesehatan mulut yang baik. Sebanyak 62 persen mengatakan mereka mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan, dan sebesar 71 persen mengatakan mereka menyikat gigi dua kali sehari.

Ketika menyesuaikan hasil survei untuk faktor risiko kardiovaskular lainnya seperti kelas sosial, obesitas, merokok dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung, para peneliti menemukan, relawan yang menggosok gigi kurang dari dua kali sehari memiliki 70 persen peningkatan risiko penyakit jantung daripada mereka yang menggosok gigi dua kali sehari.

Watt mengatakan, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menguji apakah kebersihan mulut yang buruk bisa menjadi penyebab langsung penyakit jantung, atau hanya merupakan faktor risiko. (umi)
• VIVAnews