Tampilkan postingan dengan label tipe facebookers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tipe facebookers. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 15, 2010

Facebook, Madu atau Racun


Facebook telah menyihir 400 juta orang. Banyak orang kini merasa terperangkap.

Empat orang penting mengirim surat itu. Charles Schumer, Michael Bennet, Mark Begich dan Al Franken. Mereka adalah senator berpengaruh di Amerika Serikat. Surat itu dikirim tanggal 27 April 2010.

Si penerima surat adalah Mark Zuckerberg, anak muda pendiri Facebook, yang kini memiliki hampir 500 juta pengikut di seluruh jagat. Empat senator itu mengecam keras situs jejaring sosial itu. Facebook dituding secara sengaja mengumbar profil pengguna ke segala penjuru.

Mark sesungguhnya sudah lazim menerima protes. Jurusnya selalu sama. Abaikan. Tapi kali ini lain. Bersikap remeh, bisa berujung kiamat. Jurus para senator itu bisa membunuh. Mereka memaksa komisi perdagangan Amerika menindak Facebook.

Sehari sebelum mengirim surat itu, Charles Schumer menuntut Komisi Perdagangan Federal (FTC) menerbitkan aturan baku bagi semua situs jejaring sosial.

Dia juga mendesak komisi itu segera menyelidiki sejumlah situs jejaring sosial yang doyan mengumbar data para pengguna. Penelitian itu penting, kata Schumer, “Memastikan para penguna bisa menjaga rahasia.”

Walau ditujukan kepada semua situs jejaring sosial, sasaran bidikan Schumer sesungguhnya adalah Facebook. Hal itu diperjelas dalam surat yang kemudian dikirim ke Zuckerberg itu.

Facebook dianggap bukan saja mengumbar rahasia pengguna, tapi juga rajin menjual data-data pengguna kepada pihak ketiga untuk kepentingan bisnis.

Jual data pengguna itu dilansir sepekan sebelum para senator itu mengirim surat. Dalam ajang F8 Facebook Developer Conference yang digelar di San Francisco Amerika Serikat, petinggi Facebook mengumumkan sistem Open Graph API kepada para pengembang bisnis.

Dalam sistem ini, Facebook membuka fitur baru bernama Istant Personalization. Fitur baru ini adalah pintu masuk untuk mitra bisnis Facebook -- seperti Microsoft Docs.com, Pandora, danYelp –untuk mengakses data pengguna di seluruh dunia.

Data itu sangat diperlukan untuk pengembangan bisnis. Penguna data itu akan meraup untuk besar. Tidak percaya? Dengarlah cerita juru bicara Facebook ini.

Cerita itu dipublikasikan Wall Street Journal pekan lalu. Sang juru bicara mengaku bahwa Facebook pernah melepaskan data pengguna ke perusahan iklan. Lewat data itu, si perusahaan iklan bisa melihat siapa pengguna yang mengklik iklan mereka. Dengan mengetahui para pengklik itu, si perusahaan bisa merancang iklan berikutnya secara efektif.

Membuka data kepada pihak ketiga itulah yang dikritik keras empat senator dalam surat mereka. Mereka menulis, “Dear Mr. Zuckerberg, Kami mengirim surat ini untuk menyampaikan keprihatinan kami terkait perubahan terbaru kebijakan privasi Facebook dan penggunaan data pribadi untuk pihak ketiga.”

*****
Main umbar data pengguna ini, sesungguhnya bermula dari tanggal 9 Desember 2009. Saat itu Facebook mulai menerapkan sistem Opt Out. Ini sistem yang membuka semua data pribadi pengguna. Kecuali jika si pengguna mau merahasiakan.

Padahal sebelumnya Facebook begitu rapat menutup data pribadi itu. Kecuali kalau si pengguna mau menampilkannya. Artinya, secara teknis data-data seperti foto profil, jenis kelamin, asal kota, dan lain-lain tidak bisa dilihat orang, jika si pengguna tidak mempublikasikan.

Dengan sistem Opt Out tadi, semua data itu dengan gampang bisa ditengok publik dari seluruh jagat. Bahkan dengan gampang pula bisa ditelusuri lewat Google dan situs pencari lain.

Sistem baru itu diberlakukan semenjak pengguna Facebook membludak ke bilangan 350 juta orang. Jumlah itu memang sangat seksi untuk bisnis.

Mengetahui profil, kecenderungan dan hobi manusia sebanyak itu sangat diperlukan sejumlah perusahaan iklan. Tapi jika pengguna merahasiakan profil mereka, sulit mengetahui kencenderungan dan hobi itu.

Itu sebabnya semenjak akhir tahun lalu, Facebook gencar memaksa penggunanya membuka data pribadi mereka. Rupa-rupa cara ditempuh. Pengguna diwajibkan mengisi data profil, lalu mempublikasikannya.

Facebook memang tetap menyediakan pilihan bagi pengguna untuk menutup profil mereka. Kecuali hanya untuk dibaca kekasih, teman dan handai taulan. Tapi untuk menutup profil itu dari mata publik, prosesnya rumit dan sangat menjengkelkan.

Si pengguna harus melewati 50 tahap pengaturan, dengan 170 opsi. Privasi untuk album foto, misalnya, harus dilakukan satu demi satu.
Bayangkan, jika Anda memiliki 1000 foto yang dipasang di album Anda di Facebook, dan Anda ingin merahasiakan foto-foto itu, maka Anda harus menyetelnya satu demi satu.

Selainj rumit, cara untuk merahasiakan profil itu sangat panjang. Menurut catatan New York Times, pernyataan privasi Facebook yang dikeluarkan tahun 2010, sangat panjang. Jumlahnya 5.830 kata. Meningkat tajam dari tahun 2005, yang hanya 1.004 kata.

Pernyataan privasi Facebook itu terpanjang dari semua situs jejaring sosial yang ada. Bandingkan dengan Flickr yang hanya 384 kata, Twitter 1.203 kata, Friendster 1.977 kata, MySpace 2.290 kata.

Bahkan bila dibandingkan dengan konstitusi Amerika Serikat –yang jumlahnya cuma 4.543 kata—pernyataan privasi itu masih lebih panjang.

Lantaran begitu panjang dan rumitnya prosedur itu, banyak pengguna yang tidak pernah mengubah pengaturan privasinya. Artinya, profil mereka di Facebook tetap terbuka dan tidak menutupnya dari publik.
Director of Corporate Communications and Public Policy Facebook, Barry Schnitt, memastikan bahwa sekitar 85 persen pengguna tak pernah mengubah pengaturan privasi itu.

Mark Zuckerberg sendiri membantah bahwa pengunaan data itu untuk kepentingan bisnis. Ini adalah evolusi baru dalam hubungan antara manusia. Lima, enam tahun belakangan, “Orang-orang tak hanya nyaman untuk berbagi lebih banyak informasi yang lebih bervariasi, namun juga lebih terbuka dengan lebih banyak orang.” kata Zuckerberg dalam wawancara dengan TechCrunch.

Apa yang dikemukakan oleh Zuckerberg agaknya sulit dipercaya, terutama setelah Schnitt bersaksi kepada ReadWriteWeb. Saat para pengguna bertemu teman-teman mereka di Facebook, dan saling lebih mengenal , kata Schnitt, mereka akan menemukan nilai lebih dari situs ini. Mereka akan selalu setia untuk kembali. Dia menambahkan, “Anda bisa bayangkan konsekuensi bisnis dari hal itu."

Organisasi pembela hak konsumen di Amerika Serikat menilai, “ Facebook terus memanipulasi pengaturan privasi untuk tujuan komersial," kata Marc Rotenberg, Executive Director Electronic Privacy Information Center.

Bukan cuma dalam urusan privasi, Facebook juga dihujat sistem jejaring sosial ini mudah bocor. Tanggal 25 Februari lalu, misalnya, pesan pribadi seorang pengguna nyasar ke alamat lain. Tanggal 5 Mei, pengguna bisa melihat isi percakapan chating para pengguna lain. Kebocoran itu memaksa Facebook sempat menutup layanan chating.

Yang terbaru adalah pada 11 Mei. Fitur 'Instant Personalization' terganggu. Fitur itu bisa dimanfaatkan peretas mengungkap nama pengguna, alamat email mereka, dan data-data Facebook. Kebobolan itu memaksa mitra Facebook, Yelp, menutup sementara fitur Instant Personalization ini.

*****
Privasi yang diumbar, data yang gampang dibobol hacker,memang membuat banyak orang berang. Selain para senator itu, sepuluh organisasi yang peduli dengan privasi di Amerika Serikat mengirim pengaduan ke FTC.

Sejumlah tokoh terkenal, jurnalis, dan sejumlah blogger berbondong-bondong cabut dari Facebook. Jika Anda ingin mengetahui pada pemrotes ini, ketik saja ‘Respect My Privacy’ pada mesin pencari Facebook. Lusinan grup pemrotes akan terlihat.

Di luar Facebook, banyak juga kelompok yang menyerukan boikot, (http://facebookprotest.com), mengajak orang minggat dari jejaring sosial itu (http://quitfacebookday.com).

Banyak pengguna berbondong-bondong pensiun dari Facebook. Pencarian “How do I delete my facebook account,” menjadi salah satu frase terpopuler di Google.

Riset mutakhir perusahaan keamanan komputer Sophos, menunjukkan bahwa sekitar 60 persen pengguna Facebook mempertimbangkan untuk berhenti.

Facebook memang sudah menolong banyak orang. Mempertemukan kawan lama. Menemukan jodoh. Ajang untuk promosi bisnis. Dan cara baru menggalang kepedulian sosial. Tapi banyak pula penjahat yang dengan gampang memburu korban lewat situs ini.

Dengarlah kisah Stefani Abelina Tiur Napitupulu, siswi SMAN 22 Surabaya, Marietta Nova Triana siswi SMPN 5 Sidoarjo dan Tri Nurhayati perempuan 20 tahun asal Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. Mereka diculik oleh orang yang dikenalnya lewat Facebook.

Perkenalan lewat Facebook merenggut nyawa Nona Belomesoff, dara Australia 18 tahun. Diiming-imingi dengan penawaran pekerjaan, Nona dibunuh oleh pria yang sengaja membuat akun Facebook palsu.

Kasus ini orang ramai terhenyak. Bahwa data-data dan foto pribadi yang terpublikasi di Facebook bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Termasuk seorang penjahat.

Di protes dari sana-sini, petinggi Facebook menggelar rapat pekan ini. Pengaturan privasi yang berbelit akhirnya disederhanakan. Dari 50 pengaturan menjadi 15. Sejumlah tombol juga disederhakan. Pengguna kini mudah merahasiakan profilnya.

Facebook memang berkembang pesat. Ditengah hujatan dari segala penjuru itu, peringkat Facebook terus melangit. Menurut data trafik web yang dirilis Google, Jumat 28 Mei 2010, situs jejaring sosial ini dikunjungi 540 juta orang. Jumlah itu merupakan 35 persen populasi pengguna internet di seluruh dunia.

Data global Google Ad Planner yang disediakan oleh Double Click menunjukkan bahwa sekitar 570 miliar laman di Facebook.com disambangi orang.

Kekuatan yang besar itu, tulis empat senator Amerika Serikat kepada Mark Zuckerberg, “Harus disertai tanggjungjawab yang besar kepada penggunanya."

From : SOROT 85 artikel @ VIVAnews

Ini Dia Kontrol Privasi Baru Facebook



Rekomendasi Facebook, informasi kontak pribadi cukup boleh dilihat hanya oleh teman saja.

Setting privasi Facebook telah menjadi perdebatan sengit pada beberapa pekan terakhir. Dengan pengumuman yang dilakukan Mark Zuckerberg, Chief Executive Officer Facebook itu berharap gelombang kritik dan protes akan reda.

“Kali ini kami melakukan banyak perubahan dalam satu waktu,” kata Zuckerberg, seperti dikutip dari Mashable, 27 Mei 2010. “Kami ingin menyederhanakan kontrol, dan masukan dari pengguna sangat berharga bagi kami,” ucapnya.

Kini Facebook menerapkan kontrol yang mudah bagi pengguna untuk seluruh data dan informasi mereka. Dengan beberapa klik, pengguna bisa mengubah seluruh setting dan perubahan juga berlaku surut. Perubahan juga berlaku pada produk atau layanan yang akan dirilis kemudian hari.

Saat Anda membuka halaman setting privasi, setting privasi yang saat ini sedang Anda gunakan akan muncul. Setting privasi tersebut tidak akan secara otomatis diubah ke setting yang disarankan.

Pengguna cukup mengklik satu tombol (Everyone, Friends of Friends, atau Friends Only) di kolom sebelah kiri untuk memblokir atau membuka seluruh informasi bagi kelompok pengguna tersebut. Pengguna juga bisa memilih informasi apa yang akan dibuka untuk kelompok pengguna tertentu.

Kalau Anda memilih setting yang direkomendasikan, status, foto, posting, bio, quote favorit, keluarga, dan status hubungan Anda bisa dilihat oleh semua orang. Adapun informasi kontak pribadi diset untuk dapat bisa dilihat hanya oleh teman saja.

Dengan kontrol yang lebih sederhana ini, Facebook yakin pengguna tidak akan kesulitan. Meski demikian, tentunya tidak semua pengguna akan dipuaskan oleh opsi privasi baru Facebook tersebut. (mt)

• VIVAnews

Rabu, Juni 09, 2010

Akhir Mei, 32 Ribu User Tinggalkan Facebook

Menurut data Google, situs Facebook.com dikunjungi oleh 540 juta orang setiap bulannya.



Sebuah grup pemrotes kebijakan privasi Facebook mengatakan, lebih dari 30 ribu orang telah mengikuti seruan untuk menutup akun mereka di situs jejaring sosial terkemuka itu pada Senin 31 Mei 2010.

Grup dengan nama akun ‘Quit Facebook Day’ tersebut menyebutkan bahwa hingga pukul 23.00 GMT, 32.749 akun Facebook telah ditinggalkan pemiliknya di seluruh dunia.

"Bagi kami, tersisa dua hal yakni pilihan-pilihan adil dan maksud baik. Dalam pandangan kami, Facebook tidak melakukan sesuatu yang baik,” kata pengelola grup yang tidak mengungkapkan identitas mereka.

“Facebook memberi kita pilihan bagaimana mengelola data, tetapi tidak menyediakan pilihan-pilihan yang adil,” lanjutnya, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, 1 Juni 2010.

Menurut data Google, Facebook.com dikunjungi oleh 540 juta orang tiap bulan. Jumlah itu mencapai sekitar 35 persen dari populasi internet.

Saat ini, Facebook telah mengubah setting kontrol privasi mereka. Perubahan dilakukan setelah menghadapi rentetan kritik yang menyebutkan bahwa mereka mengkhianati kepercayaan yang telah membuat situs itu menjadi jaringan sosial terbesar di dunia.

Kini laman setting privasi menyediakan kontrol tunggal dan secara signifikan mengurangi jumlah muatan informasi yang biasanya bisa dilihat oleh pengguna lain. (hs)

• VIVAnews

Kamis, Mei 27, 2010

Komentar Facebook terhadap Blokir di Pakistan


Facebook kecewa terhadap pemblokiran Pakstan tanpa peringatan terlebih dahulu.


















(Facebookprotest.com)


Blokir Pakistan terhadap Facebook memancing komentar kekecewaaan dari jejaring sosial terpopuler itu. Facebook menyesalkan keputusan pengadilan Pakistan yang memerintahkan penutupan jejaring sosial itu.

"Kami sangat kecewa dengan keputusan Pakistan memblokir Facebook tanpa peringatan sebelumnya. Kami yakin para pengguna Facebook di Pakistan juga merasakan hal yang sama," kata Facebook, seperti dikutip dari salah satu situs berita tentang Pakistan, Dawn.com.

Facebook sendiri berjanji akan menganalisa kondisi di Pakistan serta pertimbangan hukum yang menyertainya, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. "Termasuk misalnya menjadikan konten yang dilarang, untuk tidak bisa diakses di Pakistan," kata Facebook melalui keterangan tertulisnya.

Pemblokiran pemerintah Pakistan atas Facebook, diputuskan oleh pengadilan Pakistan karena adanya sebuah inisiatif kompetisi menggambar Nabi Muhammad SAW bertajuk "Draw Mohammed Day" oleh salah seorang pengguna Facebook.

Orang ini mengundang para pengguna Facebook lain untuk mengirimkan gambar karikatur Nabi hasil karya mereka, yang dalam ajaran Islam merupakan perbuatan yang tak diperbolehkan. Tentu saja hal ini memicu protes keras umat Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam hal ini, Facebook berketetapan menjadi medium diskusi yang terbuka bagi penggunanya dari seluruh dunia dengan berbagai latar belakang, sehingga kemungkinan besar tidak akan menghapus konten-konten kartun nabi yang disayembarakan.

"Kami percaya bahwa pengguna Facebook memiliki kebebasan untuk mengekspresikan opini mereka, sehingga kami sepertinya tak akan menutup sebuah konten, grup, atau halaman spesifik yang menentang suatu negara, agama, ideologi politik, atau ide."

"Sementara komentar-komentar atau konten berupa kritik terhadap budaya tertentu, negara, agama, gaya hidup, atau ideologi politik, bisa membuat orang lain marah, namun itu bukan merupakan alasan bagi kita untuk menghilangkan diskusi itu dari Facebook."

Facebook memisalkan, konten-konten Nazi yang bagi negara-negara tertentu dianggap ilegal, bukan berarti akan dihapuskan sepenuhnya dari Faecbook. "Kebanyakan perusahaan akan melakukan pendekatan dengan mencegah konten-konten tersebut bisa terlihat oleh pengguna di negara yang melarangnya," kata Facebook. (hs)

• VIVAnews

Muslim Pakistan Demo Kecam Facebook


Otoritas telekomunikasi Pakistan telah memblokir akses Facebook dan Youtube.


















Simbol pelarangan Facebook (digiactive.org)


Ribuan warga Pakistan turun ke jalan hari ini, Jumat, 21 Mei 2010. Mereka melampiaskan amarah terhadap Facebook dan negara-negara Barat terkait lomba karikatur Nabi Muhammad di internet.
Ribuan pelajar dan aktivis muslim sudah melakukan aksi protes di sejumlah kota di Pakistan. Namun, partai-partai agama menyerukan agar aksi protes dengan massa lebih besar digelar usia salat Jumat hari ini waktu Pakistan.

Demonstrasi diperkirakan terjadi di kota Lahore, Karachi, Peshawar, dan Rawalpindi. Mereka yang akan ambil bagian adalah Jamaat-ud Dawa, kelompok militan yang dituduh terlibat dalam serangan Mumbai 2008.

Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) telah memblokir akses ke situs jejaring sosial Facebook, YouTube, dan lebih dari 450 situs yang mengandung materi penghinaan.

Seorang pengguna Facebook membentuk grup kompetisi 'Everyone Draw Mohammed Day' untuk mempromosikan kebebasan berekspresi. Grup yang diinspirasi oleh seorang perempuan kartunis Amerika tersebut menimbulkan kecaman dari negara muslim konservatif dengan 170 juta jiwa penduduk itu. (AP) - jn

• VIVAnews

Facebook Sederhanakan Setelan Privasi


Kini hanya perlu satu langkah untuk mengatur data personal Anda.


















(digiactive.org)


Situs jejaring Facebook menjawab kritik dari banyak penggunanya terkait kontrol atas privasi mereka. Secara drastis, Facebook membuat aturan privasi menjadi lebih simpel.
Seperti dikutip dari laman The Telegraph edisi Kamis, 26 Mei 2010, langkah ini diambil Facebook setelah keras dikritik atas terlampau kompleksnya pengaturan privasi di situs jejaring sosial itu.

Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan kini hampir 500 juta pengguna Facebook akan lebih mudah mengontrol data pribadi mereka, seperti: umur, jenis kelamin, teman, bahkan gambar.

"Banyak yang kami coba lakukan dalam beberapa pekan terakhir," kata Zuckerberg dalam jumpa pers.

Ke depan, pengguna Facebook hanya perlu satu langkah mudah untuk mengatur privasi mereka. "Feedback dari pengguna sangat gencar. Kami tahu kalau penyederhanaan kontrol ini harus dilakukan," katanya.

Pengaturan privasi di Facebook sebelumnya memaksa pengguna harus mengatur begitu banyak opsi pengaturan dan ini dinilai menyulitkan.

Keputusan ini diambil setelah petinggi Facebook melakukan rapat internal di markas besar mereka di Palo Alto.

Facebook menghadapi kritik keras setelah banyak penggunanya mengalami serangkaian kebocoran data privat mereka. Kasus-kasus itu membuat pengguna tak tahu seberapa publik informasi mereka di-share di Facebook. Banyak di antaranya mengancam akan berhenti menggunakan Facebook per 31 Mei ini. (kd)

• VIVAnews

Rabu, Mei 26, 2010

BlackBerry Diblokir di Kuwait dan Pakistan


Ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya akses terhadap Facebook, Twitter, dan lainnya.


















BlackBerry Internet Services (slashphone.com)


Setelah Facebook, kini layanan BlackBerry pun diblokir di Pakistan. Kali ini Pakistan tak sendirian. Kuwait ikut serta memblokir layanan BlackBerry di negaranya. Apa alasannya?
Di Kuwait, Departemen Dalam Negeri mengutarakan rencana untuk memberhentikan layanan BlackBerry Messenger (BBM). Pasalnya, informasi yang lalu-lalang via BBM berada di luar kontrol Menteri Komunikasi dan aparat keamanan di negara tersebut. Sehingga, sulit bagi pemerintah untuk mengetahui desas-desus atau isu yang membahayakan negara.

Sementara di Pakistan, Pakistan Telecommunication Authority (PTA), semacam Kementerian Komunikasi dan Informatika di Indonesia telah melarang segala bentuk penggunaan layanan BlackBerry hingga pemberhentian lebih lanjut.

Alasannya, sederhana. Pemerintah Pakistan hanya ingin memastikan bahwa warganya tidak memiliki akses sama sekali terhadap situs Facebook, YouTube, Flickr, dan Twitter. Situs-situs tersebut diblokir karena diketahui mengandung konten anti-Islam.

Minggu lalu, situs berita Pakistan Nation.com  melaporkan bahwa para pelanggan layanan mobile internet dari operator international, terutama pelanggan BlackBerry Service masih bisa mengakses situs jejaring sosial terbesar di dunia itu. (mt)

Hari ini, BlackBerry beserta 450 situs, termasuk Twitter, Facebook, dan beberapa situs jejaring sosial yang dilarang PTA, benar-benar mati kutu di Pakistan. Langkah antisipatif oleh PTA ini berawal dari kompetisi menggambar sketsa Nabi Muhammad SAW di Facebook, yang menuai kritik dari seluruh umat muslim di dunia.

• VIVAnews

Dikalahkan Facebook, MySpace Ganti Strategi


MySpace akan menghabiskan lebih banyak sumber daya untuk mengembangkan game sosial.


















MySpace (myspace.com)


MySpace, salah satu situs jejaring sosial terpopuler saat ini, mengalihkan fokus mereka menjadi platform untuk game sosial.

Baru-baru ini mereka meluncurkan Games Lab, program yang mengundang pengembang game ke kantor pusat mereka di Seattle dan Los Angeles untuk bekerjasama dengan personel MySpace selama beberapa pekan.

Menurut Manu Rekhi, personel yang bertanggungjawab di divisi game MySpace, program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara jejaring sosial Playdom dan beberapa perusahaan game sosial.

“Hubungan kerjasama seperti ini umumnya hanya melibatkan perwakilan,” kata Rekhi, seperti dikutip dari Softpedia, 25 Mei 2010. “Akan tetapi, kami berusaha mengumpulkan para pengembang game agar memastikan kami berkomunikasi dengan maksimal,” ucapnya.

Rekhi menyebutkan, para pengembang akan hadir dalam kelompok-kelompok. “Kami akan merencanakan segala sesuatunya agar terjalin hubungan yang kuat antara kami dengan para pengembang game,” ucapnya.

Dengan langkah ini, tampak MySpace menghabiskan lebih banyak sumber daya untuk mengembangkan game sosial di platfom mereka dan tidak lagi fokus untuk bersaing dengan Facebook.

Seputar masalah ini, Rekhi menegaskan, MySpace kini dipandang sebagai jejaring sosial untuk menemukan dan mempelajari hal-hal baru. Adapun Facebook merupakan tempat di mana pengguna bisa bertemu kawan-kawan lama dan berinteraksi dengan mereka.

Karena tujuannya untuk membuat pengguna memahami perbedaan di antara kedua situs jejaring sosial tersebut, MySpace menilai mereka perlu melakukan perubahan di layanan yang mereka tawarkan. Game Lab sendiri kini dibuka dan membutuhkan sejumlah personil untuk berbagai posisi. (mt)

• VIVAnews

Facebook Blokir Akses Pengguna Asal India

Facebook tidak menghapus halaman “Everybody draw Mohammed Day!”, hanya menutupnya.


















(digiactive.org)


Facebook diblokir total di Pakistan pekan lalu. Di India, situs jejaring sosial tersebut memilih untuk memblokir pengguna asal negara tersebut yang ingin membuka halaman “Everybody draw Mohammed Day!”.
Langkah tersebut diambil Facebook setelah menerima protes dari umat Islam di negara tersebut seputar halaman yang mengundang pengguna Facebook memasang karikatur Nabi Muhammad.

“Untuk menghormati peraturan, standar, dan kebiasaan di kawasan setempat, kami memutuskan untuk menolak akses ke halaman “Everyone Draw Mohammed!” dari India,” kata juru bicara Facebook, seperti dikutip dari PCWorld, 25 Mei 2010. “Kami melakukan ini setelah dihubungi oleh pihak berwajib dan mengamati masalah ini secara khusus,” ucapnya.

Juru bicara tersebut menyebutkan, Facebook tidak menghapus halaman tersebut. “Kami hanya memblokir akses pengguna yang berasal dari India,” ucapnya.

Di India, pada Information Technolocy Act 2008 disebutkan bahwa pemerintah bisa memblokir situs internet pada kondisi tertentu. Meski demikian, pemerintah India belum mengambil langkah pemblokiran terhadap Facebook. (mt)

• VIVAnews

Jumat, April 23, 2010

Info: Facebook Zero satu lagi akses Facebook yang lebih cepat

Zero, Layanan Facebook Ramah Bandwidth

Pengguna yang ingin mengakses lebih banyak konten dipersilakan memakai versi berbayar.


















Facebook di iPhone (alleyinsider)



Seperti dikabarkan sebelumnya, Facebook telah merilis versi situs jejaring sosial  untuk perangkat bergerak demi menghemat bandwidth operator yang sangat berharga. Situs yang dimaksud adalah Facebook Zero dan bisa diakses dari http://zero.facebook.com.

Dibandingkan dengan situs versi mobile yakni http://m.facebook.com, Zero lebih ringan dan hanya menawarkan teks.

“Facebook menawarkan layanan untuk menghemat bandwidth di jaringan operator,” kata Chamath Palihapitiya, seperti VIVAnews kutip dari Techcrunch, 22 April 2010. “Ini dilakukan dengan menutup fitur yang penuh data seperti foto dan video,” ucapnya.

Saat ini, kata juru bicara Facebook tersebut, pihaknya sedang mendiskusikannya sebagai pilihan agar membuat Facebook pada mobile web tersedia untuk semua orang, bisa diakses dari mana saja serta memungkinkan operator mendorong penggunaan internet mobile.

“Operator bisa menawarkan Facebook Zero sebagai layanan gratis pada pelanggannya dan mengenakan biaya tambahan bila pengguna ingin mengakses versi yang lebih kaya akan konten multimedia,” ucap Palihapitiya.

Langkah ini serupa dengan yang dilakukan oleh berbagai layanan web lain yang sudah ada sebelumnya. Versi minimalis dari layanan itu disediakan secara gratis dan pengguna yang ingin mengakses lebih banyak konten dipersilakan menggunakan versi berbayar.

Facebook sendiri tampak sangat serius memperhatikan pengguna mobile mereka. Pasalnya beberapa waktu lalu mereka berhasil melampaui angka 100 juta pengguna mobile yang mengakses Facebook lewat handset. (umi)

Semoga Bermanfaat

Sumber: Muhammad Firman • VIVAnews

Senin, Maret 01, 2010

Tipe Facebook'ers

Facebook yang bener2 lagi booming saat ini menjadikannya banyak cerita, apalagi ditambah dengan status-status  yang bikin teman kita selalu ter-update segala aktivitasnya yang menjadikannya selalu "eksis" dimata temen2 yang lain.

nah berikut ini berbagai macan tipe facebookers dalam mengupdate statusnya, silahkan dibaca dan tipe yang manakan anda?

01.Manusia Super Update

Kapanpun dan dimanapun update status. Status nya ga panjang2 amat..tapi terlihat bikin risih, karena hal2 yang ga terlalu penting juga dia publikasikan

contoh :

"Lagi makan di restoran A..",

"Dalam perjalanan menuju neraka..",

"Saatnya baca koran..", dsb..

02.Manusia Melankolis

Biasanya dia curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman2nya atau hanya sekedar menuangkan unek2nya ke facebook, tapi biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yg terbaik kepada yang laen..

contoh :

"Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..",

"Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih km sudah sayang ama aku selama ini..", dsb..

03.Manusia Tukang Ngeluh

Ga pagi, ga siang, ga malem, ga dikasih ujan, ga dikasih panas, ga dikasih uang, ga dikasih makan, pokonya semuanya dia keluhkan..

contoh :

" Jakarta maceeet..!! Panas pula..",

"Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!",

"Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do'i..", dsb..

04.Manusia Sombong

Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel..

contoh :

"Otw ke Paris ..!!",

"BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", dsb..

05.Manusia Puitis

Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata2 mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyi nya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan. .

contoh :

"Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan",

"Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi",

"Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu", dsb..

06.Manusia in English

Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis Gicyu Low..

contoh :

"Tie and Chair..",

"I can tooth, you Pink sun.." dsb..

07. alay...

updatenya gaul2.... dan bahasa dewa.. ejaan yang dialaykan..

contoh..

" met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~

08. obsesi...

ngarep... tp ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat2.. dll..

contoh :

"duwh.... sesi pemotretan lagi! cape...", dsb...

09. Sok tau.. sotoy tenarnya..

contoh :

"pemerintah selalu memanjakan rakyatnya".. bla..bla...bla. .. pdahal ga taw apa yang ditulis..

10. bioskop mania..

update film yang abis ditonton dan kasih comment..

contoh :

"ICE AGE 3..REcomended! !"

11. tipe pedagang

contoh:

"jual sepatu bla bla bla"

12. tipe penyuluh masyarakat

contoh:

"jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"

13. Tipe kaskuser

Pengguna Facebook Tipe Kaskuser baru online

contoh:

"PERTAMAXXXX GAN!"...

"5 menit lagi 'kalo berkenan cendolnya donk gannn"..... 1 jam lagi

'aduh sial gagal pertamax di trid sendiri'.... .. beberapa jam lagi

'YES GW UDAH ISO2000',

trus nawarin 'bagi2 cendol gratiss di kaskus ngerayain ISO

' kalo online pagi 'pagi2 enaknya ngaskus gan!',

'tidur telat bangun pagi2 nyalain komputer ngaskus lagi'

Dan masukan lain yang tentunya jadi status of the year..

14.Manusia Alay …(nggak jelas maunya apa).

Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim..ato mungkin ada yg fusion..

Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo...7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"

Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? "

Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!" (Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikir dulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

15.Tipe Hidden Message

Tipe ini biasanya ga to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya..bagus2 kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu, padahal langsung aja sms ya..

contoh :

"For you my M***, I can't live without you..you are my bla bla bla..",

"Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." <<< (padahal ce tersebut ga jadi friend nya..mana bisa baca..)

16.Tipe Misterius

Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut.. Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkan Subjek + Predikat + Objek + Keterangan.. Tapi orang tipe ini mungkin hanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja.. Dan pastinya mengundang kontroversi. .

contoh :

"Sudahlah.." ,

"Telah berakhir.." <<< (apanya??),

"Termenung.. ."

semoga bermanfaat..

SBT2010

Sumber : Milist